Cari
  • Waroeng Kemarang

Kemarang: Menjadi Tempat Pilihan Acara Satu Paket Lengkap "Reuni SMA/SMPPN Banyuwangi 1981"

Diperbarui: 29 Nov

Mencari tempat reuni teman-teman sekolah yang kreatif dan penuh dengan keakraban namun juga memiliki nilai-nilai penghargaan kepada daerah asal sekolah, adalah merupakan kegiatan yang susah-gampang dan menarik. Panitia Reuni SMA/SMPPN Banyuwangi Angkatan Lulus 1981 memilih Kemarang sebagai tempat satu paket reuni, selama weekend, Sabtu dan Minggu, 12-13 Nopember 2022 yang lalu. Alasan mendasarnya adalah di Kemarang sudah lengkap segala sesuatunya, mulai kamar penginapan untuk peserta dari luar kota, taman dan persawahan untuk berfoto dan selfie, panggung aula, rumah adat dan panggung terbuka omprok gandrung untuk penampilan kesenian tradisional, catering makanan dan minuman lengkap, serta tempat olahraga bersama seperti kolam renang, lapangan tennis, juga Jogging Track Tamansuruh yang baru saja terhubung ke pintu Kemarang. Demikian kata Rini Sungkono sebagai Ketua Panitia, dari Jakarta. Kemarang juga tidak jauh dari Kota Banyuwangi, sehingga teman alumni yg ingin menginap di rumah keluarga atau hotel berbintang di kota juga dapat dengan mudah mengakses Kemarang, imbuh Rini.

FOTO: Kemarang dari Udara


Walau Villa Kemarang memiliki kamar yang tidak banyak, namun kamarnya cukup luas untuk ditambahkan Extra Bed, sehingga sekitar 50 peserta reuni dari luar kota dapat ditampung dan secara akrab dapat tidur dikamar, ngobrol di lobby dan sekitar kolam renang.

FOTO: salah satu Kamar Villa Kemarang


Kegiata hari pertama (Sabtu siang) adalah Registrasi, pembagian kamar dan check in, dilanjutkan dengan sesi foto memakai baju bernuansa SMA. Pastinya sangat seru, semua peserta yg baru bertemu, semuanya memakai seragam bernuansa SMA dengan diberikan badge logo SMA/SMPPN dengan tulisan Nama masing-masing sehingga peserta ingat nama teman-teman yang sudah lama tidak bertemu. Setelah berkumpul di panggung terbuka dengan nuansa SMA, peserta disuguhi hiburan kesenian tradisional Osing Banyuwangi yaitu Sendratari Temurune Dewi Sri. Sebuah sendratari hak karya cipta milik KOPAT (Komunitas Osing Pelestari Adat dan Tradisi), yang mengisahkan tentang kemakmuran Blambangan kuno dengan kesuburan tanah pertanian serta seni budayanya. Mulai dari sosok Barong, Dewi Sri, Seblang, Gandrung, dalam karya sendratari yang ditampilkan selama 45 menit.

FOTO: Panggung terbuka, Omprok Gandrung yang bisa dipakai untuk acara reuni dan penampilan Sendratari Temurune Dewi Sri.


FOTO: Peserta Reuni SMA/SMPPN Banyuwangi '81 di Tribune Panggung Omprok Gandrung


Malam Minggu, peserta reuni menggelar acara dinner dengan disuguhi kesenian tradisional Paju Gandrung, kesenian tradisional Osing Banyuwangi, yang merupakan acara regular digelar di Rumah Adat terbesar Waroeng Kemarang secara cuma-cuma.

FOTO: Suasana Ngerpen, Paju Gandrung, di Rumah Adat Osing Terbesar Waroeng Kemarang.


Acara Minggu pagi, diawali dengan olahraga bersama, yaitu jalan kaki menelusuri Jogging Track Tamansuruh yang sudah terhubung dari Pintu Kemarang ke Pintu Pereng sekitar >1 KM, berhenti di Batu Megalitikum Puthuk Kedawung, lalu kembali berkumpul di Aula Villa Kemarang, menikmati Sarapan Pagi menu lontong sayur tradisional Banyuwangi.


FOTO2: Jogging Track Tamansuruh


Di Aula Villa Kemarang, para peserta reuni disuguhi dengan alat Musik Modern dan tradisional. Peserta dapat bernyanyi lagu-lagu nostalgia, spontanitas dari peserta reuni, acara-acara menarik seperti berpuisi, bercerita kisah SMA, menari bersama, sampai makan siang bersama. Setelah makan siang, peserta reuni check out dan kembali ke rumah atau tempat asal masing-masing, atau memperpanjang stay dan menikmati Banyuwangi.




137 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Kemarang News